Type Here to Get Search Results !

Komisi III DPRD Padang Pariaman Evaluasi Perumda Tirta Anai


Klikrealita.com-padang Pariaman-Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Syarul Datuak Lung, menyampaikan sejumlah catatan penting serta pandangan mendalam terkait evaluasi kinerja hingga rencana pengembangan jangka panjang Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Tirta Anai. 


Pernyataan ini disampaikannya dalam agenda pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2027, yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III Kantor DPRD Kabupaten Padang Pariaman.

 

Dalam pembahasan tersebut, Syarul menjelaskan, bahwa berbagai gangguan layanan distribusi air bersih yang dirasakan masyarakat belakangan ini bukan semata-mata akibat faktor operasional internal, melainkan sangat erat kaitannya dengan dampak buruk bencana alam yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Bencana tersebut telah menimbulkan kerusakan yang sangat parah pada sejumlah infrastruktur utama pengelolaan air milik Perumda Tirta Anai.

 

"Berdasarkan data dan penjelasan resmi yang kami terima, diperkirakan sekitar 90 persen titik sumber air yang menjadi tumpuan pasokan daerah mengalami kerusakan total akibat bencana. Hal ini tentu menjadi tantangan berat yang harus dihadapi, namun kami juga mencatat adanya langkah-langkah pemulihan yang mulai berjalan," ungkap Syarul.

 

Untuk menanggulangi kerusakan besar tersebut. Pemerintah Pusat telah menyalurkan alokasi dana bantuan penanggulangan bencana senilai Rp282 miliar guna perbaikan dan pemulihan infrastruktur air bersih di Padang Pariaman. Selanjutnya, proses pengadaan atau tender pekerjaan akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) Air Minum Cipta Karya Provinsi Sumatera Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November tahun ini.

 

Tidak hanya berhenti pada pemulihan pasca bencana, akan ada tambahan alokasi anggaran program pengembangan yang bernilai sangat besar, mencapai Rp300 miliar. Dengan ketersediaan anggaran tersebut, pelaksanaan pekerjaan fisik pembangunan infrastruktur baru diharapkan dapat dimulai secara resmi pada Januari 2027 mendatang.

 

Syarul sangat meyakini bahwa apabila seluruh proyek strategis yang menggabungkan skala prioritas nasional dan daerah ini dapat terlaksana sepenuhnya sesuai jadwal dan perencanaan, maka ketersediaan air bersih di Kabupaten Padang Pariaman tidak hanya akan kembali mencukupi kebutuhan warga, bahkan berpotensi memiliki kapasitas yang melebihi kebutuhan lokal saat ini.

 

Setelah pembangunan dan pemulihan infrastruktur selesai dikerjakan, Perumda Tirta Anai pada tahun 2027 diarahkan untuk mulai memfokuskan langkah pada pengembangan ekspansi usaha baru. Salah satu rencana konkret yang akan dijalankan adalah pengembangan produk air minum dalam kemasan. Selain itu, dengan potensi sumber daya air yang sangat melimpah nantinya, Perumda Tirta Anai juga memiliki peluang besar untuk menjual air baku guna membantu memenuhi kebutuhan wilayah tetangga, yaitu Kota Padang dan Kota Pariaman. Langkah ini dinilai sangat memungkinkan untuk diwujudkan demi optimalisasi aset daerah sekaligus saling melengkapi kebutuhan antar wilayah.

 

Untuk menjangkau wilayah yang selama ini masih sulit terlayani, akan diterapkan skema sistem sub-distribusi yang persiapannya juga dimulai pada bulan November mendatang. Melalui skema ini, diharapkan persoalan pasokan air bersih di wilayah perbatasan serta daerah-daerah sekitarnya dapat teratasi secara bertahap dan merata.

 

Di tengah berbagai tantangan pemulihan yang masih berjalan, Komisi III DPRD Padang Pariaman juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah cepat yang diambil oleh Direktur Perumda Tirta Anai beserta seluruh jajarannya. Menurut Syarul, pihak manajemen dinilai telah berhasil membangun citra lembaga yang jauh lebih positif, serta meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat secara lebih transparan dibandingkan periode sebelumnya. (Eki)

Posting Komentar

0 Komentar

Below Post Ad