![]() |
| Foto bersama usai dialog kebangsaan ISNU Sumatera Barat, di Pariaman. |
PARIAMAN, -- Orang tua mengajarkan, kalau hidup itu tak cukup hanya pintar. Tetapi harus berpintar-pintar. Di Minang ini terkenal dengan istilah bapandai-pandai.
Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU), Dr. H. Fadli Yasir menyebutkan, bahwa Pimpinan Wilayah (PW ISNU) Sumbar sekarang sudah tidak sekedar pintar, tetapi sudah tiba di berpintar-pintar ini.
"Dulu, dibilang hidup tak tampak gerakannya, dibilang mati, masih ada pengurusnya. Ya, begitulah dulu. Sekarang, gerakannya sudah mulai tampak," kata dia, Rabu 7 Januari 2026 malam saat dialog kebangsaan yang diadakan PW ISNU Sumbar di Pariaman.
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi di PT Pelni (Persero) tahun 2020 ini melihat, pentingnya media dan komunikasi pengurus. "Negara yang kuat itu menguasai komunikasi dan informasi. NU dengan potensi besarnya, juga harus berpintar-pintar di sini," ujar Fadli Yasir yang pernah jadi aktivis GP Ansor ini.
Dia terus mendorong PW ISNU Sumatera Barat bersama PC ISNU kabupaten dan kota, untuk terus mengembangkan nilai-nilai intelektual ini. "Kalau kegiatan rapat organisasi, Harlah, Raker dan lainnya, adalah sesuatu yang sudah jadi tradisi di NU. Sebagai kumpulan kaum intelektual yang digandrungi banyak profesor dari berbagai bidang, saatnya ISNU melahirkan kegiatan yang monumental," ujar dia.
Fadli Yasir melihat, potensi ISNU Sumbar akan besar itu, sudah terlihat geliatnya dari akhir-akhir ini.
Sebelumnya, Ketua PW ISNU Sumatera Barat, Zeki Aliwardana menyampaikan apresiasi atas kehadiran tokoh pusat ISNU, Fadli Yasir di Ranah Minang. "Beberapa waktu lalu, kita juga di kafe ini melakukan kegiatan Harlah dan launching koperasi ISNU," kata Ketua Kadin Kabupaten Padang Pariaman ini.
Dialog ini fokus pada pembangunan citra positif kaum intelektual tradisional (seperti gelar "Tuanku"), serta mendorong sarjana NU untuk terlibat aktif dalam transformasi sosial, ekonomi, dan budaya menuju Indonesia Emas 2045.
Kolaborasi. Acara ini dihadiri dan berkolaborasi dengan segenap PW ISNU Sumbar, PC ISNU Padang Pariaman dan kota Pariaman. Di bawah kepemimpinan Zeki Aliwardana, Ketua PW ISNU Sumbar saat ini, dialog ini diarahkan untuk memperkuat kebersamaan di antara kaum intelektual NU dan menjaga kerukunan umat di Sumatera Barat.

Posting Komentar
0 Komentar